MAKNA IKLAN POLITIK ABURIZAL BAKRIE DI TELEVISI VERSI “KEPADA MEREKA INDONESIA BERTERIMA KASIH”

Mucholiel Mucholiel

Abstract


Sebuah iklan membawa pesan yang terkonstruksi dalam sistem tanda dan lambang. Baik pesan langsung tentang produk yang diiklankan maupun pesan-pesan lain yang secara eksplisit terdapat dalam tanda-tanda iklan tersebut. Berkaitan dengan tanda- tanda, peneliti ingin menganalisis apa makna tanda-tanda dalam iklan politik Aburizal Bakrie di televisi versi “kepada mereka Indonesia berterima kasih”

Iklan politik sama halnya dengan iklan komersial yaitu untuk menunjukkan citra produk ataupun citra tokoh politik. Dalam iklan ini Aburizal Bakrie menunjukkan kepada masyarakat tentang dirinya, serta bagaimana posisinya terhadap isu-isu tertentu. Iklan politik tidak hanya memainkan kata-kata tetapi juga gambar, suara dan music. Talent-talent seperti supir truk, siswi-siswi sekolah dasar, guru, pedagang pasar dan perawat dipergunakan dalam iklan ini.

Setelah dianalisis dan diinterpretasikan ternyata menunjukkan bahwa iklan politik Aburizal bakrie di televisi versi “kepada mereka Indonesia berterima kasih” ingin menunjukkan kepada khalayak bahwa Aburizal Bakrie memperkenalkan dirinya kepada masyarakat dan ingin memenangkan pilpres 2014. Serta menunjukkan citranya sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat kecil, peduli pada dunia pendidikan serta instalasi pemerintahan dan akan menjadi seorang pemimpin Republik Indonesia yang akan melayani rakyat kecil. Dalam iklan ini ditunjukkan dengan Aburizal Bakrie yang berpidato didepan ribuan pendukungnya dimana sudah banyak pendukung dari Aburizal Bakrie yang mendukungnya untuk memenangkan pilpres 2014. 


References


Ardial. 2009. Komunikasi Politik. Jakarta: PT. Indeks Permata Puri Media.

Arifin, Anwar. 2006. Pencitraan dalam Politik. Jakarta: Pustaka Indonesia.

Eco, Umberto. 2009. Teori Semiotika. Yogyakarta : Kreasi Wacana

Firmanzah. 2007. Marketing Politik: Antara Pemahaman dan Realitas. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Fiske, John. 2004. Communication Studies. Jalasutra.

Lexy, J. Maleong. 1998. Metodologi Penelitian Kualitatif.

Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. Communications, Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. 2013. Komunikasi Politik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Morissan. M.A. 2010. Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana Prenada media group.

Nimmo, Dan. 2001. Komunikasi Politik: Khalayak dan Efek. Bandung: Remaja Rosdakarya

Piliang, Yasraf Amir. 2009. Semiotika Komunikasi Visual. Bandung: Mizan Pustaka.

Rakhmat, Jalaluddin. 1994. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rakhmat, Jalaluddin. 2000. Komunikasi Politik : Komunikator, Pesan, dan Media. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Renald, Kasali. 1993. Manajemen Periklanan; Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Grafiti.

Sobur, Alex. 2003. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Suprapto, Tommy. 2006. Pengantar Teori Komunikasi. Yogyakarta: Media Pressindo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© 2018 LPPM Publisher Stikosa-AWS