REPRESENTASI PATRIARKI DALAM LAGU DANGDUT BERJUDUL “ WEDUS “

Halilatul Halilatul

Abstract


Lirik lagu Wedus mengunakan bahasa Jawa khas dari Jawa Timur, yang bercerita tentang seorang wanita yang lebih memilih menjadi pasangan kekasih daripada menjadi seorang istri. Dengan menjadi pasangan kekasih hanya dibuat bersenang- senang untuk mendapatkan keuntungan terutama dalam segi materi, sehingga tidak susah payah memikirkan dan menyiapkan kebutuhan suami. Lirik lagu yang ditulis bisa menjadi salah satu media dalam sebuah proses pertukaran simbol. Setiap lirik tentunya mengandung pesan atau makna tersendiri yang ingin disampaikan peneliti kepada khalayak luas.

Musik sebagai salah satu simbol dalam komunikasi. Melalui musik juga mampu untuk menghasilkan kembali atau menentang struktur sosial yang dominan, karena komunikasi dibentuk dari masyarakat. Hubungan antara musik dan masyarakat adalah timbal balik dimana dalam hubungan tersebut keduanya saling mempengaruhi. Dalam lirik Wedus perempuan tidak memperdulikan atau melaksanakan pandangan mengenai perempuan Jawa. Perempuan memegang kendali untuk membuat semua keputusan dan menentukan arah dalam hubungan percintaan antara laki-laki dan perempuan.

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan secara akademis makna yang ada dalam lirik lagu berjudul “Wedus”, bahwa lagu tersebut masih menganut ideologi patriarki masyarakat dari kaum perempuan. Diharapkan dari penelitian dapat membuka anggapan perempuan masih bergantung terhadap laki-laki, sehingga dapat memberdayakan perempuan lebih mandiri, dan tegas menggunakan metode semiotik Roland Bartes supaya dari makna denotasi dapat mengetahui makna konotasi.

Kata Kunci : Lirik Lagu Wedus, Perempuan, Ideologi Patriarki, Semiotik Roland Bartes 


References


Ardian Noviani, Handayani, dan Cristina S, Kuasa Wanita Jawa, Yogyakarta: LKSI, 2004.

A’robi, Ibnul, Perempuan Jawa Dan Kekerasan Budaya Patriarkhi, Yogyakarta: skripsi Jurusan Al Ahwal As Syakhsiyah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2004.

Barker, Chris. 2004. Cultural Studies Teori & Praktek. Diterjemahkan oleh Nurhadi. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Barthes, R. 1967. Denotation and Conotation dalam Element of Semiology, London: Jonatahan Cape.

Barthes, R. 1977. Image Music Text. New York: Hill and Wang.

Bhasin, Kamla. Menggugat Patriarki: Pengantar tentang Persoalan Dominasi terhadap Kaum Perempuan, (terjemahan). Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya dan Yayasan Kalyanamitra, 1996.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© 2018 LPPM Publisher Stikosa-AWS