EFEK TELEVISI DALAM REALITAS KEHIDUPAN SOSIAL

Dhimam Abror

Abstract


Di dunia itu orang bisa dengan tiba-tiba sampai ke puncak popularitas hanya dalam waktu semalam, Sebaliknya, seseorang bisa dilupakan dan menjadi bukan siapa-siapa dalam waktu seke- jap. Itu hanya terjadi di dunia hiburan. Andy Warholl menye-hutnya sebagai fteen minutes of fame, kesohoran lima belas menit. Hanya dengan waktu sekejap Televisi bisa merubah realitas social pada masyarakat. Sementara banyak renungan McLuhan itu sulit dipahami atau dianggap serius, sebagian dari wawasannya tentang pengaruh televisi terhadap pesan yang disampaikan medium itu terbukti sangat nyata dan benar. Dia tidak akan heran sedikitpun melihat, misalnya, popularitas dari program- program yang disebut sebagai program TV realitas. Setiap hari tidak ada acara yang lewat tanpa berita mengenai selebriti yang disebut sehangat infotainment. Satu tahun yang lalu hanya satu dua acara infotainment setiap minggu. Sekarang, puluhan acara sejenis ada setiap minggu. Bagi anak- anak kecil, televisi menjadi sesuatu yang oleh Fidler disebut sebagai mesin pembuka rahasia yang kuat. Para orang dewasa tidak lagi bisa memakai kebiasaan membaca sebagai alat pengawasan. Dengan buku dan media cetak para orang dewasa bisa menyembunyikan banyak realitas kehidupan yang keras dari anak-anak, atau paling tidak mengadakan pengawasan atas kapan para anak itu bisa mem- peroleh pengetahuan tersebut.

Kata Kunci :popularitas, fiteen minutes of fame, realitas social, infotainment. 


References


Roger Fidler, 2001, Mediamorfosis, Jakarta: Gramedia.

McLuhan, Marshal, 1999, Understanding Media, The Extension Of Man. London:

The MIT Press.

Mulyana, Deddy, 1999, Nuansa-Nuansa Komuni kasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurudin, Televisi Agama Baru Masyarakat Modern Malang: UMM Press 1997.

Piliang, Yasraf Amir, 2004, Posrealitas Realitas Kebudayaan dalam Era Posmeta sik. Yogyakarta: Jalasutra.

Sendjaja, Sasa Djuarsa, 2000. Paradigma Baru dalam Perkembangan Ilmu Komunikasi disampai kan pada Orasi Ilmiah Dies Natalis Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung.

Strinati, Dominic. 2003. Pengantar Menuju Teori Budaya Populer. Yogyakarta: Bentang.

Tester, Keith, 2003, diterjemahkan Muhammad Syukri, Media, Budaya, Moralitas. Yogyakarta: Kerjasama Juxtapose dan Kreasi Wacana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© 2018 LPPM Publisher Stikosa-AWS